
Pada Selasa, 30 September 2026, Nizarlis, wali kelas 3B di Madrasah Maju Bermutu dan Mendunia, melaksanakan pembelajaran daring bagi para siswanya. Keputusan ini diambil karena Desa Tarikan sedang dilanda kabut asap tebal, sehingga kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah tidak memungkinkan untuk dilakukan.
Pembelajaran daring dilakukan agar proses pendidikan tetap berlangsung meskipun siswa harus belajar dari rumah. Nizarlis memastikan seluruh materi pelajaran dapat diakses oleh siswa melalui platform digital yang telah disepakati bersama. Ia juga berupaya menjaga komunikasi dan interaksi dengan siswa agar mereka tetap termotivasi untuk belajar meski dalam situasi yang kurang mendukung.
Kabut asap yang menyelimuti Desa Tarikan menjadi perhatian utama bagi pihak sekolah dan para guru. Kondisi ini dinilai berisiko terhadap kesehatan siswa jika tetap melaksanakan pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, pembelajaran daring dipilih sebagai solusi sementara untuk menjaga keselamatan dan kesehatan peserta didik.
Madrasah Maju Bermutu dan Mendunia berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan terbaik, termasuk dengan menyesuaikan metode pembelajaran sesuai kondisi lingkungan. Dengan langkah ini, diharapkan siswa tetap dapat memperoleh ilmu pengetahuan secara optimal tanpa harus mengorbankan kesehatan mereka akibat paparan kabut asap. Selain itu, sekolah juga terus memantau perkembangan situasi agar dapat segera kembali ke pembelajaran tatap muka jika kondisi sudah memungkinkan.( Humas Min 2 Muaro Jambi)
|
17x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...