
Dua siswa kelas 4A MIN 2 Muaro Jambi, Azalea dan Naura, mengikuti pembelajaran secara daring pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan belajar dari rumah ini dilakukan karena wilayah Desa Tarikan, tempat mereka tinggal, sedang diselimuti kabut asap tebal akibat kondisi lingkungan yang kurang kondusif.
Selama proses pembelajaran daring berlangsung, Azalea dan Naura didampingi oleh Hj. Muhassanah, yang merupakan wali kelas mereka. Kehadiran wali kelas bertujuan untuk memastikan kedua siswa tetap dapat memahami materi pelajaran dengan baik meskipun tidak berada di sekolah. Pendampingan ini juga membantu siswa tetap fokus dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan belajar di tengah situasi darurat kabut asap.
Kabut asap yang melanda Desa Tarikan menyebabkan aktivitas belajar mengajar di sekolah harus dialihkan ke rumah demi menjaga kesehatan para siswa. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar siswa tidak terpapar dampak buruk kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
MIN 2 Muaro Jambi terus berupaya memberikan pendidikan yang bermutu meskipun menghadapi tantangan seperti bencana kabut asap. Sekolah ini berkomitmen untuk tetap menjalankan proses belajar mengajar secara efektif dengan memanfaatkan teknologi daring. Dukungan dari guru, wali kelas, dan orang tua sangat penting agar para siswa tetap semangat belajar meskipun dalam kondisi yang tidak ideal. Dengan kolaborasi semua pihak, proses pendidikan diharapkan tetap berjalan lancar dan siswa dapat mencapai hasil belajar yang optimal.( Humas Min 2 Muaro Jambi)
|
29x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...