
Meski cuaca di Desa Tarikan diselimuti kabut asap, proses pembelajaran di Min 2 Muaro Jambi tetap berjalan. Pada Jumat, 18 September 2026, sejumlah guru di madrasah setempat tetap memberikan materi pelajaran kepada siswa secara daring.
Tiga orang guru Min 2 Muaro Jambi,Yerlina, wali kelas 1A, Ruslawati, wali kelas 3A, dan H. Maksum, wali kelas 4B, menjadi pengajar yang aktif melaksanakan pembelajaran jarak jauh pada hari tersebut. Mereka memastikan seluruh siswa tetap mendapatkan materi pelajaran meskipun harus belajar dari rumah masing-masing.
Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kondisi lingkungan yang kurang mendukung akibat kabut asap yang melanda wilayah tersebut. Para guru menggunakan berbagai metode daring agar siswa tetap dapat mengikuti pelajaran dengan baik dan tidak tertinggal materi.
Upaya para guru ini sejalan dengan visi madrasah untuk menjadi lembaga pendidikan yang maju, bermutu, dan mendunia. Dengan tetap melaksanakan pembelajaran di tengah tantangan cuaca, madrasah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan siswa secara berkelanjutan.
Situasi ini juga menjadi contoh bagaimana guru dan siswa Min 2 Muaro Jambi dapat beradaptasi dengan perubahan kondisi lingkungan, sekaligus menjaga kualitas pembelajaran di tengah keterbatasan. Para siswa pun tetap antusias mengikuti pelajaran dari rumah, didampingi oleh guru-guru yang terus memberikan bimbingan dan motivasi.( Humas Min 2 Muaro Jambi)
|
6x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...