
Pada Jumat, 10 Oktober 2025, kegiatan belajar mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Muaro Jambi berjalan seperti biasa di bawah cuaca yang cerah. Namun, di tengah berlangsungnya aktivitas sekolah, seorang siswa kelas 5B bernama Rian mengalami penurunan kondisi kesehatan. Rian merasa tidak enak badan dan meminta izin kepada guru untuk pulang lebih awal.
Menanggapi permintaan tersebut, guru piket bernama Fitria segera bertindak dengan mendampingi Rian. Selain Fitria, Ahmad Zamroni staf Madrasah juga turut serta dalam proses pendampingan ini. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan Rian selama perjalanan pulang ke rumah. Pendampingan tersebut juga bertujuan memberikan ketenangan bagi orang tua Rian, bahwa anak mereka mendapatkan perhatian dan perlindungan dari pihak sekolah.
Ahmad Zamroni Staf MIN 2 Muaro Jambi menegaskan bahwa pendampingan terhadap siswa yang sakit merupakan bagian dari prosedur tetap sekolah. Prosedur ini telah diterapkan secara konsisten setiap kali ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan di lingkungan sekolah. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan seluruh siswa selama berada di madrasah.
Guru dan staf sekolah secara aktif memberikan perhatian khusus kepada siswa yang mengalami kendala kesehatan. Kejadian yang dialami Rian menjadi contoh nyata penerapan prosedur penanganan siswa sakit di MIN 2 Muaro Jambi. Selain itu, peristiwa ini juga menegaskan pentingnya peran guru dalam memberikan perlindungan dan dukungan kepada siswa, terutama dalam situasi darurat.
Pihak sekolah berharap agar Rian dapat segera pulih dan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa. MIN 2 Muaro Jambi juga terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat bagi seluruh siswa. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan peserta didik.(Humas Min 2 Muaro Jambi)
|
26x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Muaro Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...